Tutorial Lengkap Menggunakan HTTP Injector

HTTP Injector merupakan aplikasi VPN profesional yang dikembangkan oleh Evozi. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk terhubung ke internet secara privat dan aman menggunakan berbagai berbagai protokol dan teknologi tunneling. Sambungan VPN akan sangat berguna karena dapat melindungi koneksi penggunanya saat menggunakan jaringan publik yang kurang aman.

HTTP Injector
Gambar halaman awal HTTP Injector

Kelebihan HTTP injector lainnya yaitu pengguna dapat menentukan tipe sambungan untuk dapat terhubung sever tujuan dalam lingkup jaringan internet. Ada 5 tipe sambungan utama dalam HTTP Injector, yaitu universal SSH, Proxy, SSL, DNS Tunnel, Shadowshock, dan V2Ray klien. Pengguna juga dapat mengkonfigurasikan informasi server tujuan dalam sambungannya. Dengan demikian, pengguna lebih leluasa untuk mengkonfigurasikan sambungan internetnya agar lebih aman dan privat.

HTTP Injector juga memiliki fasilitas ekspor dan impor konfigurasi untuk keperluan eksperimen atau penggunaan lebih dari satu perangkat. Untuk memulai menggunakan HTTP Injector, unduh dan pasang terlebih dahulu aplikasi tersebut di Google Playstore.

Cara menggunakan V2Ray di HTTP Injector

V2Ray merupakan bagian utama dari project V yang dikembangkan oleh Victoria Raymond menggunakan bahasa pemrograman GO. V2Ray memiliki peran atas realisasi protokol dan fungsi jaringan. Prinsip dasar V2Ray pada dasarnya sama dengan alat terowongan proxy lainnya.

Gambar V2rAY
Gambar V2Ray

Walaupun masih versi beta, namun koneksi V2Ray di HTTP Injector sudah cukup stabil. Untuk dapat menggunakan V2Ray di HTTP Injector, diperlukan konfigurasi klien untuk dapat terhubung dengan server tujuan. Berikut langkah konfigurasi V2Ray di HTTP Injector.

1. Buka aplikasi HTTP Injector.
2. Di halaman depan, pilih jenis sambungan tunnel V2Ray lalu klik simpan.
3. Buka setelan sambungan, pilih V2Ray.
4. Klik logo + pada menu sebelah kanan atas untuk mengimport konfigurasi V2Ray
5. Setelah itu akan muncul pop-up lalu tempelkan konfigurasi dalam format protocol://base64_encoded.
6. Setelah itu klik oke dan kembali ke halaman awal untuk memulai sambungan dengan klik mulai atau start.

Cara menggunakan Shadowsocks di HTTP Injector

Untuk dapat menggunakan Shadowsocks di HTTP Injector diperlukan konfigurasi klien shadowsocks. Untuk dapat memperoleh konfigurasi akun klien shadowsocks, silahkan kunjungi berbagai situs penyedia layanan Shadowsocks seperti fastssh.com. Koneksi Shadowsocks dapat melalui TLS/SSL atau biasa disebut stunnel, HTTP (Obfs) danTLS/SSL (Obfs).

Shadowsocks

Setelah mendapatkan konfigurasi shadowsocks, berikut langkah untuk menggunakan shadowsocks di HTTP injector.

  1. Buka aplikasi HTTP Injector
  2. Di halaman depan klik pilihan sambungan, lalu pilih tunnel type => Shadowsocks.
  3. Pilih Jenis koneksi shadowsocks sesuai konfigurasi yang di miliki. Jika Shadowsocks stunnel, maka pilih sambungan tersebut, jika konfigurasi sambungan bertipe Obfs maka pilih tipe shadowsocks tersebut. Lalu klik simpan jika sudah selesai menentukan tipe sambungan shadowsocks.
  4. Kembali ke halaman depan lalu klik menu pengaturan dan pilih setelan Shadowsocks.
  5. Klik logo ‘+’ pada menu sebelah kanan atas lalu tempelkan konfigurasi pada kolom konfig shadowsocks.
  6. Format konfigurasi shadowsocks biasanya ss://method:pw@host:port
  7. Jika sudah, kembali ke halaman utama lalu mulai HTTP Injector.

Cara menggunakan DNSurgent di HTTP Injector

Untuk menggunakan DNS Tunnel di HTTP Injector, caranya mudah. Berikut cara menggunakan DNS Tunnel di HTTP Injector.

  1. Buka aplikasi HTTP Injector, pilih tipe sambungan tunnel Dnsurgent (DNS).
  2. Kemudian klik simpan.
  3. Lalu mulai sambungan untuk memulai menggunakan DNSurgent di HTTP Injector.

Cara menggunakan SSH di HTTP Injector

SSH merupakan aplication layer yang menggunakan kriptografi kunci publik untuk mengotentikasi. SSH atau kepanjangan dari Secure shell pada awal pembuatannya bertujuan untuk menggantikan fungsi jenis sambungan sebelumnya yang dinilai kurang memberikan otentikasi yang kuat dan menjamin kerahasiaan seperti rlogin, TELNET, dan rsh protokol.

Secure Shell
Secure shell (SSH)

Pada aplikasi HTTP Injector mendukung sambungan SSH dengan koneksi dari TLS/SSL (Stunnel) dan HTTP Proxy yang memungkinkan penggunakan untuk mengkustomisasi payload sambungan SSH. Untuk dapat menggunakan SSH di HTTP Injector, diperlukan akun SSH yang sesuai dengan jenis sambungan. Berikut cara menggunakan SSH di HTTP Injector.

SSH Stunnel
  1. Buka aplikasi HTTP Injector
  2. Pilih tipe sambungan tunnel Secure shell (SSH) lalu pilih menghubungkan dari TLS/SSL (Stunnel) lalu klik simpan.
  3. Pada halaman awal masukan Server Name Indication (SNI) lalu klik simpan.
  4. Kemudian buka setelah sambungan SSH di pojok kanan atas.
  5. Pilih pengaturan SSH.
  6. Kemudian masukan masukan konfigurasi akun ssh yang dimiliki.
  7. Jika sudah selesai, kemudian kembali ke halaman awal untuk memulai sambungan SSH di HTTP Injector.
SSH HTTP Proxy
  1. Buka aplikasi HTTP Injector.
  2. Buka tipe sambugan tunnel Secure Shell (SSH) lalu pilih menghubungkan dari HTTP Proxy.
  3. Opsi lanjutan jika ingin mengkustom payload, maka ceklis opsi tersebut. Jika ingin menggunakan sambungan SSH Direct, maka biarkan dan klik simpan.
  4. Kemudian buka setelah sambungan SSH di pojok kanan atas.
  5. Pilih pengaturan SSH.
  6. Kemudian masukan masukan konfigurasi akun ssh yang dimiliki.
  7. Jika sudah selesai, kemudian kembali ke halaman awal untuk memulai sambungan SSH di HTTP Injector.

Akhir Kata

Menggunakan sambungan VPN dapat berguna saat menggunakan jaringan publik yang tidak terenkripsi. HTTP Injector menyediakan sambungan VPN yang aman dengan berbagai teknologi tunneling yang sangat membantu. Gunakan setiap teknologi secara bijak dan tidak untuk hal negatif atau melanggar hukum. Sekian artikel mengenai cara menggunakan HTTP injector. Semoga bermanfaat untuk kitaa semua.

Share this post with your friends

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan komentar

Me

Author

Baca lainnya

Kategori