Zhask, Hero Bertmakan Alien

Informasi Hero

Patch Note 1.16.18 (20/09/2021)

Harga: 32.000 (Battle Point), 599 (Diamonds)
Role: Mage
Tipe: Chase/Damage

Profil Hero

Movement Speed240Physical Attack107
Magic Power0Physical Defense15
Magic Defense15HP2401
Mana490Attack Speed0.8
HP Regen6.8Mana Regen4
Basic ATK Crit Chance0Skill Crit Chance0

Kisah Fiksi Hero

Di alam semesta yang luas, terdapat banyak planet tidak dikenal dan wilayah misterius yang tidak terhitung jumlahnya.

Beberapa planet musnah dengan sendirinya dalam beberapa tahun cahaya, namun beberapa di antaranya selalu memiliki kehidupan – misalnya planet Kastiya.

Sejarah yang panjang seringkali menciptakan sebuah peradaban besar, akan tetapi hal ini tidak mengubah kebrutalan di dalam gen Kastiyan. Dalam masa yang tak terhitung jumlahnya, Swarm Kastiya melakukan penjarahan dan penaklukan untuk mempertahankan kesejahteraan ras mereka sendiri. Sifat alami Swarm membuat mereka tertarik dalam pemusnahan dan perkembangbiakan tanpa akhir.

Sebagai raja Kastiya, Zhask tahu persis apa yang dia dan rasnya butuhkan. Swarm yang mengerikan mampu mengikuti kepemimpinan Zhask, muncul di mana saja di alam semesta, dan kemudian memusnahkan seluruhnya. Perkembangbiakan Swarm lebih subur daripada ras mana pun. Dalam sejarah yang diketahui, tidak ada planet yang selamat setelah diinvasi oleh Swarm- dan hal yang paling mengerikan adalah Swarm tidak akan pernah lenyap sepenuhnya.

Tentu saja, Swarm Kastiya juga memiliki lawan bebuyutannya – Mithlora.

Mitilola adalah sebuah wilayah misterius di antara bintang-bintang di alam semesta. Ras yang tinggal di sana berjumlah sedikit, namun sangat kuat secara alami. Sebagai salah satu pemburu paling terdahulu di alam semesta dan sebuah ras tangguh terlahir dengan kekuatan, Mithlora terlahir untuk menjaga keseimbangan alam semesta. Maka dari itu, Swarm, yang dapat berkembang biak hampir di mana saja. harus ditangani.

Seorang pemburu veteran dari Mithlora menghancurkan tempat tinggal Zhask Kastiya, tetapi

Swarm tidak dapat dihancurkan sepenuhnya. Faktanya, setelah pemusnahan tempat tinggal mereka, Swarm yang dipimpin oleh Zhask mulai berekspansi secara liar dan menginvasi berbagai planet lainnya. Mereka menikmati kesenangan dalam melakukan penjarahan, keberhasilan perkembangbiakan, namun di saat yang bersamaan, mereka sedang diburu oleh seorang pemburu baru Yve dari Mithlora.

Zhask tidak takut akan hal ini.

Namun sebaliknya, dia menikmati kesenangan dalam perburuan tersebut. Meskipun Kastiya telah berubah menjadi debu di alam semesta, Zhask dan Swarm-nya percaya bahwa wilayah mana pun di alam semesta akan menjadi Kastiya II- selama mereka tidak berhenti berkembang biak.

Dengan kekuatan yang besar dan usaha menghindar yang licik, Zhask menyebabkan perburuan Yve gagal dalam jumlah yang tak terhitung. Karena kemampuan berkembang biak Swarm yang kuat, planet-planet yang diinvasi hampir tidak memiliki kekuatan untuk menyerang kembali. Makhluk-makhluk di planet tersebut menghilang tanpa jejak dengan cepat di bawah jarahan Zhask, dan perlawanan terjadi dalam waktu singkat dan lemah.

Walaupun penduduk Mithlora tidak pernah membutuhkan bantuan dari orang lain, kelemahan planet-planet itu membuat Yve terisolasi hingga batas tertentu. Setiap kali Yve melacak jejak Zhask, Zhask telah berhasil menjarah dan menghilang. Meskipun Yve cukup cepat, dia selalu berada satu langkah di belakang Zhask.

Zhask terlena dalam kesenangan menjarah. Dia menikmati perburuan yang mendebarkan dan pembantaian tanpa henti ini. Bahkan dalam waktu yang paling mendebarkan, Yve dapat mengejarnya dan memberikan serangan yang besar kepadanya, tetapi dia masih dapat melarikan diri di bawah perlindungan Swarm.

Luka di tubuhnya tidak akan membuat Zhask menghentikan perjalanannya. Bahkan dia tidak memberi dirinya waktu untuk beristirahat, tetapi sekali lagi melewati celah ruang dan waktu dan datang ke suatu wilayah baru.

Kali ini, dia datang ke Land of Dawn.

Kedatangan Zhask dan Swarm membawa bencana yang serius kepada Northen Vale di Land of Dawn. Banyak desa dan suku dihancurkan oleh Swarm dan penduduk mengungsi. Tetapi Land of Dawn merupakan tempat di mana para pahlawan berkumpul.. Kali ini, Zhask mengalami perlawanan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ksatria muda Tobias memimpin pasukannya untuk melawan Zhask dan mempertaruhkan nyawanya untuk kedamaian negeri. Kekasihnya Aurora memberikan Zhask sebuah serangan berat.

Ini adalah pertama kalinya Zhask terluka berat oleh seseorang selain Yve. Karena terluka, dia tidak dapat melarikan diri dari Land of Dawn melalui Chrono Rift, sehingga dia hanya dapat mencari bagian wilayah yang tenang di Land of Dawn sebagai tempat persinggahan sementara untuk memberi dia dan Swarm kesempatan beristirahat. Dia tidak pernah membayangkan bahwa makhluk yang terlihat lemah dapat menjadi sangat kuat.

Dia memulihkan dirinya dengan tenang, menunggu kesempatan yang tepat. Tetapi situasinya sedikit rumit: Aurora, yang ingin membalaskan dendam kekasihnya, menjaga Frozen Ocean dan tidak pernah meninggalkannya sedetik pun, sementara fluktuasi ruang dan waktu di alam semesta memberi tahu Zhask dengan jelas – bahwa Yve akan segera tiba.

Share this post with your friends

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan komentar

Me

Author

Baca lainnya

Kategori