Moskov Hero Dengan Attack Speed yang Tinggi

Informasi Hero

Patch Note 1.16.18 (20/09/2021)

Harga: 32.000 (Battle Point), 599 (Diamonds)
Role: Marksman
Tipe: Reap/Chase

Profil Hero

Movement Speed240Physical Attack125
Magic Power0Physical Defense16
Magic Defense15HP2455
Mana420Attack Speed0.814
HP Regen6.4Mana Regen3
Basic ATK Crit Chance0Skill Crit Chance0

Kisah Fiksi Hero

Moskov lahir di suku Wildsand di barat laut Agelta. Seperti kebanyakan suku kuno lainnya, mereka hidup menetap di tempat asal mereka selama beberapa generasi, pengembara yang hidup dalam kedamaian dan kebebasan.

Moskov muda, pangeran suku, tidak tahan dengan kehidupan yang sangat membosankan. Dia sering pergi berpetualang di padang pasir, dan selama petualangan ini dia berkenalan dengan pangeran dari suku Artha, Khaleed. Kedua pemuda yang memiliki pemikiran yang sama itu menjadi teman yang akrab, selalu bersama dan senang mendiskusikan apa pun yang terlintas di dalam pikiran mereka.

Namun, ketika mereka membicarakan topik tentang kekuatan, Moskov yang pemberani dan agresif menunjukkan sebuah hasrat pada kekuatan dan kekuasaan, mempercayai bahwa memiliki kekuatan yang besar adalah satu-satunya cara agar dia dapat melindungi semua yang dia sayangi. Di sisi lain, Khaleed, menyatakan bahwa baik kekuasaan maupun kekerasan tidak akan pernah dapat menyelesaikan masalah mereka. Baginya, moral dan keadilan adalah satu-satunya kebenaran di dunia ini.

Meskipun ada perbedaan di antara mereka. persahabatan mereka hampir tidak terpengaruh, dan mereka terus menjelajahi gurun pasir dengan rombongan mereka sendiri.

Namun, hari-hari bahagia ini tidak bertahan lama. Dorongan untuk ambisi telah memicu api perang. Suku Thornwolf yang sangat kuat memulai konflik ketika mereka mencoba menaklukkan tanah barat secara keseluruhan, untuk menjadi penguasa kejam di daerah itu.

Melawan para Thornwolf yang buas, Khaleed dan Moskov memimpin pasukan mereka dan mereka yang berkumpul dari suku lain sebagai United Front, menyerbu ke dalam pertempuran berdarah untuk melawan penjajah.

Keduanya menunjukkan kekuatan mereka, Khaleed bergabung dengan pasukan utama untuk memberikan arahan, dan Moskov bergabung dengan pasukan di garis depan. Saat pertempuran berkecamuk, Khaleed terus mendapatkan dukungan dari berbagai suku karena kemampuannya yang luar biasa, dan terpilih sebagai pemimpin aliansi mereka. Terlepas dari keberanian dan semangat juangnya yang tiada habis. Moskov terlupakan.

Moskov menganggap seluruh peristiwa ini sebagai sebuah ketidakadilan yang besar: dia selalu menjadi orang pertama yang berada dalam pertempuran, sering kembali bermandikan darah. Namun Khaleed yang mendapatkan pengakuan, keyakinan orang-orang, hampir tidak ada perhatian yang tersisa untuknya. Moskov membutuhkan kesempatan untuk membuktikan bahwa dia setara dengan Khaleed.

Suku yang bersatu telah meraih serangkaian kemenangan, dan untuk melepaskan diri dari situasi tersebut, para Thornwolf melepaskan tiran kuno Khufra, yang telah disegel di dalam Ruins of Tivacan.

Dibebaskan sekali lagi, Khufra membangkitkan badai pasir yang menakutkan dan menyerang dengan pasukan monster pasir di belakangnya. Suku yang bersatu tidak bersiap untuk peristiwa seperti itu, dan bagi mereka itu adalah bencana yang menakutkan. Pada saat yang sangat penting, Khaleed harus membuat keputusan dalam sekejap, dan dia bersiap untuk memimpin para suku saat mereka dievakuasi untuk mempertahankan kekuatan mereka.

Ini adalah kesempatan yang telah ditunggu oleh Moskov. Baginya, saat ini Khaleed menunjukkan kelemahannya dalam memimpin, seorang pengecut; dan kesempatan untuk membuktikan kemampuannya. Moskov berteriak agar para suku itu tetap tinggal, dan menghadapi suku Thornwolf dan Khufra secara langsung.

Namun para pemimpin suku lainnya meremehkan ajakan Moskov untuk bertindak, dan ini merupakan penghinaan besar bagi harga diri Moskov. Dia kehilangan semua alasan rasional dan tidak ingin membicarakannya dengan Khaleed, sebaliknya dia memimpin anggota sukunya sendiri untuk menyerang ke gurun tak berbatas, semua hal ini dilakukan untuk membuktikan bahwa dia setara dengan Khaleed.

Monster pasir yang mereka hadapi di gurun tak berujung membanjiri mereka, gelombang demi gelombang. Ketika dia melihat pasukannya gugur di hadapannya, Moskov mulai menyadari, dan menyesali tindakannya. Meski demikian, dia berpikir bahwa temannya Khaleed pasti akan memimpin pasukannya sendiri untuk menolongnya. Saat lawan di sekitar terus bertambah jumlahnya, dan pasukannya berkurang, harapan di dalam diri Moskov mulai hilang.

Penyesalan dan kekecewaan mulai muncul, memenuhi hatinya. Pada akhirnya, yang tersisa hanyalah amarah yang mendidih dan keputusasaan atas takdirnya yang tidak adil.

Meski terluka parah, Moskov berhasil keluar dari kepungan yang ketat, pasukannya melindungi Moskov dengan nyawa mereka. Tapi Moskov tidak lagi mempercayai siapa pun, dan dia menuju ke selatan mengikuti Gargantuan Crimson yang dia lihat di langit. Dia menjatuhkan dirinya ke dalam celah Abyss.

Dengan berlumuran darah, Moskov berlutut dan mengorbankan jiwanya di hadapan Great Abyss. Oleh karena itu, dia diberikan tombak yang melambangkan kematian dan kehancuran. Sejak saat itu, tidak ada lagi Moskov yang dikenal sebagai pejuang gurun yang pemberani. Sebagai gantinya, berdiri Spear of Quiescence yang dingin dan kejam.

Setelah jatuh ke Abyss, dia kehilangan segalanya. Yang tersisa hanyalah rasa sakit dan kebencian yang tertanam di dalam dirinya. Dan dia hanya berharap untuk mengubah rasa sakit ini dan menggunakan kekuatannya untuk menghancurkan para Thornwolf, menghancurkan Khufra, dan membalaskan dendam untuk pasukannya yang gugur.

Share this post with your friends

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan komentar

Me

Author

Baca lainnya

Kategori