Fanny, Hero Dengan Tingkat Kesulitan Tinggi

Informasi Hero Fanny

Patch Note 1.16.18 (20/09/2021)

Harga: 24.000 (Battle Point), 499 (Diamonds)
Role: Assassin
Tipe: Chase/Reap

Profil Hero Fanny

Movement Speed265Physical Attack126
Magic Power0Physical Defense19
Magic Defense15HP2526
Mana0Attack Speed0.894
HP Regen6.6Mana Regen0
Basic ATK Crit Chance0Skill Crit Chance0

Skill dan Pasif Fanny

Pasif (Air Superiority)

BUFF

Berdasarkan kecepatan terbangnya, Damage Fanny ketika terbang akan meningkat sebesar 15% hingga 30% dan meninggalkan Prey Mark pada target (hingga 2 Stack). Setiap Stack memulihkan 10 Energy ketika dia memberikan Damage kepada lawan dengan Prey Mark. (Efek regenerasi Energy akan berkurang jika dia memberikan Damage pada beberapa Hero lawan dalam waktu singkat).

Skill 1 (Tornado Strike)

AoE

CD: 3.5
Energy Cost: 18
Tipe: Physical Skill

Fanny memutar pedangnya, memberikan 320 (+80 % Total Physical ATK) Physical Damage kepada lawan yang berada di dekatnya.

Skill 2 (Steel Cable)

BLINK

CD: 0.0
Energy Cost: 17
Tipe: Charge

Tidak mungkin aku berjalan kaki!

Fanny melemparkan kabel yang menariknya ke halangan pertama yang terkena kabelnya. Setiap penggunaan Skill beturut-turut dalam 2 detik mengurangi pemakaian Energy sebesar 1 dan mengubah arah terbangnya.

Jika Energy-nya cukup dan dia mengenai lawan ketika terbang, hal itu akan memicu Tornado Strike.

Ultimate (Cut Throat)

Burst Damage, BLINK

CD: 35.0
Energy Cost: 30
Tipe: Physical Skill/Blink

Fanny memulai serangan cepat kepada lawan, memberikan 500 (+240%Physical ATK Tambahan) Physical Damage. Setiap Stack Prey Mark pada lawan akan meningkatkan Damage-nya sebesar 20%.

Kisah Fiksi Hero Fanny

Fanny Wertz adalah putri bungsu dari keluarga Wertz dan adik perempuan Tigreal. Meskipun para pria di keluarga Wertz melayani di bidang militer selama turun-temurun dan menjaga Moniyan Empire, para anggota keluarga wanita tidak pernah diperbolehkan untuk bergabung di bidang militer. Dari sudut pandang para pria di keluarga Wertz, kewajiban mereka adalah melindungi negara dan keluarga mereka dari ancaman, dan wanita harus menjauhi peperangan.

Maka dari itu, sejak kecil, Fanny selalu diperintahkan untuk belajar melukis dan seni desain. Para tetua keluarga Wertz berharap bahwa dia akan menjadi seniman atau desainer yang terkenal, dan membantu mengelola bisnis keluarga. Tetapi Fanny menganggap bahwa pekerjaan ini tidak layak untuknya. Sedari kecil, Tigreal merupakan pahlawan terhebat bagi Fanny. Dia juga berharap bahwa suatu hari nanti, sama seperti kakaknya, dia dapat bertarung di garis depan untuk Imperial Army dan melindungi Empire.

Seiring Fanny bertambah dewasa, sifatnya yang aktif dan suka memberontak menjadi mimpi buruk bagi gurunya. Dia lelah akan pelajaran yang ketinggalan zaman ini. Dia sering kabur dengan berbagai macam alasan dan suka bermain senjata; tetapi Fanny sangat pintar sehingga walaupun dia lelah akan pelajarannya, dia dapat mengertinya dengan begitu cepat.

Tigreal sangat menyayangi adiknya yang suka memberontak ini. Setiap kali Tigreal kembali ke Lumina City untuk perbaikan dan urusan militer, itulah hari di mana Fanny merasa bahagia, karena Tigreal tidak hanya menceritakan cerita rakyat dan cerita di medan perang yang seru dari seluruh penjuru dunia, tetapi juga mengajarinya kemampuan bertarung yang berguna, yang membuat Fanny semakin ingin bergabung dengan militer. Tetapi, Tigreal dengan tegas menolak keinginan Fanny untuk bergabung dengan Imperial Army seperti biasanya. Dia tidak ingin adik kecilnya berada dalam bahaya.

Karena kasih sayangnya pada adik perempuannya, Tigreal berjanji bahwa ketika Fanny berumur 18 tahun, dia akan membawanya ke markas Light’s Order untuk menunjukkan suasananya, sehingga ekspedisi ini memiliki arti yang sangat spesial bagi Tigreal dan Fanny. Akan tetapi, ketika Fanny sedang menantikan kembalinya kakaknya, suatu berita datang dari garis depan: Meskipun pertempuran melawan Frontier Demon berhasil dimenangkan, Tigreal, yang memimpin Divisi Kedua dari Light’s Order. telah meninggalkan pasukannya dengan alasan yang tidak diketahui dan menghilang.

Ketika seluruh kerajaan mengadakan perayaan, keluarga Wertz memasuki masa krisis. Untuk suatu waktu, pengkhianat dan pecundang menggantikan pahlawan dan pemimpin, dan kemudian kata-kata ini menjadi julukan Tigreal. Keluarga Wertz, dulunya terkenal di seluruh Moniyan, kini tercoreng namanya. Di satu sisi, ia sangat mengagumi kakaknya, dan di sisi lain, terdapat rumor luar biasa yang tersebar. Menghadapi semua ini, Fanny kebingungan, tetapi setelah semua itu lewat, dia bersumpah: Tigreal bukanlah seorang pecundang, apalagi seorang pengkhianat. Aku harus bangkit dan mengembalikan kejayaan keluarga Wertz.

Setelah itu, meskipun ditentang oleh ibu dan tetua lainnya, Fanny memilih untuk bergabung dengan Imperial Army. Dia ingin melindungi kehormatan kakaknya dan keluarga Wertz. Tetapi hal ini tidak berjalan semulus bayangannya. Ketika Fanny tiba di markas tentara, dia disambut dengan gelak tawa dan ejekan: para tentara dipenuhi dengan prasangka buruk terhadap gadis bangsawan ini, dan kehidupan militer jauh lebih sulit dari bayangannya. Latihan yang berat dan kurangnya bahan sehari-hari sangatlah sulit bagi Fanny, yang sangat terbiasa dengan kehidupan mewah. Dengan alasan ini, Fanny memotong rambut panjang yang dia sayangi, berusaha dua kali lipat lebih keras dalam latihan, dan berhasil melewati ujian perekrutan. Dia dimasukkan ke dalam unit pengintai Imperial Garrison.

Beberapa tahun setelah menjalani pekerjaan tersebut, Fanny telah berkembang dan berubah. Sebagai seorang pengintai kerajaan, Fanny seringkali harus bepergian melewati pegunungan terjal dan medan sulit lainnya. Untuk mengatasi kelemahan fisik dan kekuatannya, dia belajar dari Tiareal, menggabungkan kemampuan bertarungnya dengan pengetahuan desain yang dipelajarinya dengan mendesain dan menciptakan sepasang pedang panjang dengan kabel baja untuk dirinya sendiri. Ketika dia menarik pelatuknya, kabel baja tersebut akan ditembakkan dari pangkal pedangnya, terkait dengan targetnya, dan menarik Fanny ke arahnya. Setelah berlatih tanpa henti, Fanny akhirnya berhasil menguasai pedang tersebut, dan dengannya, dia terbang melalui tebing, melewati segala jenis medan yang sulit dan rumit dengan mudah, dan berhasil menyelesaikan misinya, lagi dan lagi. Performanya tidak hanya meyakinkan mereka yang dipenuhi dengan prasangka buruk terhadapnya, tetapi juga memenangkan rasa hormat dan nama baik. Untuk sosoknya yang anggun dan menawan saat dia menari di udara, para tentara menjulukinya “Blade Dancer”.

Dengan performanya yang luar biasa di Imperial Garrison, Fanny akhirnya memenuhi persyaratan untuk dipilih masuk ke dalam Light’s Order. Yang lebih mengejutkan, Tigreal, kakaknya yang telah menghilang dari Moniyan Empire selama bertahun-tahun, juga kembali ke tanah kelahirannya dari Northern Vale. Melihat apa yang telah dilakukan adiknya untuk keluarganya, Tigreal memuji Fanny, percaya bahwa dia telah menjadi petarung yang luar biasa, dan mengundangnya untuk bertarung bersama di sisinya.

Penjelajah Land of Dawn, jika Anda melihat seseorang terbang melewati Anda di pegunungan dan hutan seperti seekor burung yang bebas, Anda pasti sedang melihat sosok Fanny yang anggun dan lincah.

Share this post with your friends

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan komentar

Me

Author

Baca lainnya

Kategori