Baxia, Hero Dengan Roda Besar di Land of Dawn

Informasi Hero Baxia

Patch Note 1.16.18 (20/09/2021)

Harga: 32.000 (Battle Point), 599 (Diamonds)
Role: Tank
Tipe: Support/Damage

Profil Hero Baxia

Movement Speed240Physical Attack125
Magic Power0Physical Defense23
Magic Defense15HP2769
Mana422Attack Speed0.8
HP Regen8.4Mana Regen3
Basic ATK Crit Chance0Skill Crit Chance0
Informasi Kemampuan Hero Baxia

Skill dan Pasif Baxia

Pasif

BUFF, Debuff

Baxia mengaktifkan “Baxia Mark” secara permanen, mengurangi Damage akhir yang diterima sebanyak 25 Pada waktu yang sama, Baxia akan mengurangi Shield dan HP Regen lawan yang terkena Hit oleh Skill-nya sebesar 30% selama 4 detik.

Skill 1 (Baxia-Shield Unity)

Speed-up, CC
Mana Cost: 100
Tipe: Magic Skill

Baxia menarik diri ke dalam perisainya dan melaju ke depan. Saat mengenai unit lawan, dia akan memberikan 300 (+60 % Total Magic Power) Magic Damage kepada unit lawan tersebut dan lawan yang berada di dekatnya, menyebabkan efek Stun kepada target selama 0.8 detik dan sedikit menyebabkan efek Knockback kepada lawan terdekat lainnya.

Selama proses melaju ke depan, gunakan Skill ini kembali untuk melemparkan Baxia ke atas sehingga ia dapat melewati rintangan dan Minion lawan. Saat melompat, jika terdapat Hero lawan yang berada di bawah Baxia, ia akan menyerang Hero ini, memberikan 375 (+75% Total Magic Power) Magic Damage kepada Hero tersebut dan lawan yang berada di dekatnya, menyebabkan efek Stun kepada target yang mengenainya selama 1 detik, dan sedikit menyebabkan efek Knockback kepada Hero lainnya yang berada di dekat target lawan.

Lv. 1 Lv. 2 Lv. 3 Lv. 4 Lv. 5 Lv. 6
Cooldown14.013.513.012.512.011.5
Pemakaian Skill100110120130140150
Base Damage300320340360380400

Skill 2 (Shield of Sprint)

Damage, Slow
Mana Cost: 25
Tipe: Magic Skill

Baxia melempar perisainya ke depan yang akan menghilang setelah mengenai lawan atau Creep. memberikan Magic Damage setara dengan 125 (+120 % Total Magic Power) + (6% dari Max HP target) kepada target dan Minion di jalurnya. Sementara itu, meninggalkan Mark pada mereka selama 5 detik dan menyebabkan efek Slow kepada mereka sebesar 50% selama 1 detik. Skill ini dapat digunakan kembali dalam waktu yang singkat. Jika perisai tersebut mengenai Creep atau Hero lawan, Cooldown-nya akan dikurangi sebesar 86%.

Ultimate (Tortoise’s Puissance)

Speed-up, AoE
Mana Cost: 150
Tipe: Magic Skill

Baxia mengeluarkan Frontal Shield dan melakukan Dash ke depan, meningkatkan Movement Speed-nya sebesar 30% selama 10 detik. Sementara itu, dia menciptakan jalur lava di sepanjang jalan, memberikan 40 (+30% Total Magic Power) Magic Damage kepada lawan yang berada di jalur tersebut setiap 0.5 detik dan menyebabkan efek Slow kepada mereka sebesar 15% selama 0.5 detik Saat melakukan Dash, efek pengurangan Damage yang diberikan oleh “Baxia Mark” akan ditingkatkan sebesar 140%.

Lv. 1 Lv. 2 Lv. 3
Cooldown40.037.535.0
Pemakaian Skill150175200
Duration101214
Base Damage405060

Kisah Fiksi Hero Baxia

Di sebelah timur Land of Dawn, di antara desa tua Stream Valley dan Scarlet Shadow, sebuah reruntuhan Totem besar berdiri di antara pegunungan dan hutan. Beberapa orang percaya bahwa Totem tersebut melambangkan semacam kepercayaan atau, seperti yang dikatakan Oracle, Totem tersebut menjaga negeri ini. Tidak jauh dari sana, terdapat tangga batu misterius yang tertutup oleh dedaunan. Tangga batu yang berliku yang mencapai ke langit. Tujuannya adalah Land of Xuan’ao, yang juga dikenal sebagai Land of Mystic Tortoise.

Dalam radius seratus mil, Stone Land yang dibatasi oleh hutan awan dengan bayangan besar yang duduk di tengah-tengahnya. Terlihat seperti sedang bermeditasi. Meditasi membuat seseorang menjauh dari perselisihan. Namun, tiba-tiba awan menjadi mendung. Suasana menjadi tegang. Tiba-tiba, lusinan rantai menembus awan dan beberapa Assassin mendarat di Stone Land. Di topeng mereka, tertulis kata, “Cyan”. Mereka ingin mengunci Baxia dengan rantai mereka. Untungnya, dengan perlindungan perisai besinya yang terbuat dari Black Ore, Baxia dapat dengan aman melepaskan kekuatannya. Para Assassin dikalahkan, mereka meringis kesakitan. Namun, ketika salah satu Assassin menyebutkan “Cyan Finch”, Baxia terkejut. Dia tahu bahwa itu adalah nama Assassin terbarik di Cadia Riverlands dan betapa kuatnya dia. Dia tahu bahwa Cyan Finch sedang dalam perjalanan untuk mengeliminasi Great Dragon. Baxia menyadari bahwa dia harus membuat keputusan penting sekarang. Hal ini membuatnya mengingat kembali perang tak terlupakan yang terjadi ribuan tahun yang lalu.

“Kedamaian membuat orang menjadi lemah, hanya bertarung yang dapat membangkitkan keberanian diri!” Samar-samar dia mengingat bahwa ini pernah menjadi motto hidup Black Dragon. Baxia dan Black Dragon dulunya adalah partner yang sempurna ketika mereka menjadi murid Great Dragon. Black Dragon memiliki talenta yang luar biasa, dan tidak peduli seberapa keras Baxia melatih dirinya sendiri, dia tidak akan pernah bisa menandinginya. Namun, pria yang paling dia kagumi melakukan kesalahan. Black Dragon bermimpi melakukan perjalanan ke luar dari Hidden Land of Dragons. Dia ingin berpetualang ke seluruh dunia dan membuat orang-orang menerima para Dragon. Perlahan-lahan, mimpinya memengaruhi Baxia. Namun, meskipun mereka sangat dekat, Baxia masih lebih lemah dari Black Dragon. Black Dragon sering menyelinap keluar dari Hidden Land of Dragons untuk menjelajahi dunia. Baxia sering disalahkan oleh Great Dragon karena membantu Black Dragon. Suatu hari, Black Dragon kembali ke Hidden Land dengan jiwa yang berbeda. Dia berubah, baik di luar mau pun di dalam dirinya. Dia tidak sama seperti dahulu. Hal yang dikhawatirkan Great Dragon menjadi kenyataan. Black Dragon dirasuki Evil. Baxia dapat merasakan keinginannya untuk mengeliminasi. Black Dragon melanggar perintah Great Dragon dan melancarkan serangan. Pengkhianatan Black Dragon membuat Baxia kesal. Di saat kritis dalam peperangan antara Black Dragon dan Great Dragon, Baxia menyingkirkan Black Dragon keluar dari awan dan melindungi Master-nya. Black Dragon menghilang. Baxia masih ingat mata Black Dragon saat itu dan suaranya yang menggema di langit – “Aku akan kembali!”

Sekarang Black Dragon telah mengirimkan Assasin terbaiknya untuk mengeliminasi Great Dragon. Baxia tidak menginginkan hal ini terjadi. Baxia merasa dilema dengan pilihannya, menyelamatkan Master yang telah sangat berjasa baginya dengan menghadapi seseorang yang dahulunya adalah saudara terdekatnya. Baxia mencoba untuk memaksa ketua Assassins untuk memberitahunya di mana Black Dragon berada, namun para Assassin menolak untuk memberitahu apa pun dan memutuskan untuk melakukan bunuh diri dengan meminum racun. Baxia ingin kembali ke Hidden Land of Dragons secepat mungkin untuk membantu Master-nya dan menebus kesalahan dari langkah yang diambilnya.

Share this post with your friends

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan komentar

Me

Author

Baca lainnya

Kategori