Alpha, Cyborg Penghuni EXP Lane di Land of Dawn

Informasi Hero Alpha

Patch Note 1.16.18 (20/09/2021)

Harga: 32.000 (Battle Point), 599 (Diamonds)
Role: Fighter
Tipe: Charge/Damage

Profil Hero Alpha

Movement Speed260Physical Attack121
Magic Power0Physical Defense25
Magic Defense15HP2646
Mana453Attack Speed0.916
HP Regen7.8Mana Regen6.2
Basic ATK Crit Chance0Skill Crit Chance0
Informasi Kemampuan Hero Alpha

Skill dan Pasif Alpha

Pasif (Beta, Advance!)

Damage/Slow

Setiap kali Alpha menggunakan Skill, dia memanggil Beta untuk menyerang dan meninggalkan Mark pada target. Beta akan menembakkan 3 Laser Strike setelah mencapai 2 Mark. Dua Laser Strike pertama Beta masing-masing memberikan 50 (+70%Physical ATK Tambahan) True Damage dan mengurangi Movement Speed target secara singkat, dan yang terakhir adalah serangan AOE yang memberikan 50 (+130% Physical ATK Tambahan) True Damage.

Skill 1 (Rotary Impact)

AoE/Slow

CD: 4.0
Mana Cost: 50
Tipe:Physical Skill

Alpha melakukan Slash ke depan, memberikan 200 (+90% Physical ATK Tambahan) Physical Damage kepada lawan yang dilewatinya dan menyebabkan efek Slow kepada mereka sebesar 40% selama 1 detik.

Setelah Light Wave dilemparkan, Beta akan mengikuti jejaknya untuk menembak lawan, memberikan 100 (+90% Physical ATK Tambahan) Physical Damage.

Skill 2 (Force Swing)

AoE/HEAL

CD 6.0
Mana Cost: 45
Tipe:Physical Skill

Setelah melakukan Charge untuk beberapa waktu, Alpha menyerang ke depan dalam area berbentuk kipas, memberikan 250 (+100 % Total Physical ATK) Physical Damage. Setiap Hit memulihkan 100 (+30% Physical ATK Tambahan) HP.

Kemudian Beta mengitari lawan di area tersebut, memberikan 125 (+30% Total Physical ATK) Physical Damage.

Ultimate (Alpha, Charge!)

CD 20.0
Mana Cost: 70
Tipe:Physical Skill/Blink

Alpha memerintahkan Beta untuk menyerang di lokasi yang ditentukan, memberikan 100 (+20%Physical ATK Tambahan) Physical Damage dan menyebabkan efek Stun selama 1 detik Di saat yang sama, Alpha terbang menuju area dan memberikan 50 (+20% Physical ATK Tambahan) Physical Damage kepada target di jalurnya, menyebabkan efek Airborne di tujuan, kemudian menyerangnya untuk memberikan 200 (+80%Physical ATK Tambahan) Physical Damage dan menyebabkan efek Slow kepada mereka sebesar 40% selama 1.5 detik.

Setelah Alpha menyerang, Beta mengeluarkan 5 serangan AOE ke area target, masing-masing memberikan 25 (+60% Physical ATK Tambahan) Physical Damage.

Kisah Fiksi Hero Alpha

Kelahiran manusia biasanya merupakan hal yang memiliki simbol harapan. Namun bagi kehidupan buatan yang diciptakan oleh Laboratory 1718, apa yang ada di balik permulaan mereka tidak lebih dari konspirasi jahat dan pembunuhan, tanpa karunia atau kebahagiaan. Dan Cyborg Alpha adalah bentuk ekstrem dari kehidupan buatan yang diciptakan oleh Laboratory 1718.

Lima puluh tahun yang lalu, sebagai hasil dari perbedaan pemikirannya tentang eksperimen manusia. ilmuwan hebat Dr. Baker memisahkan diri dari Eruditio. Didorong oleh mimpi augmentasi manusia sebagai sarana untuk memajukan umat manusia, ia mendirikan Laboratory 1718 di sebuah pulau. Sejauh yang dia ketahui, sementara dia dan laboratoriumnya telah terpisah dari Eruditio, tujuan akhir mereka sama: untuk mewujudkan masa depan yang sejahtera bagi umat manusia.

Namun apa yang tidak pernah dia perkirakan adalah bahwa bergabungnya ilmuwan gila tambahan ke tim laboratoriumnya akan menyebabkan hilangnya kendali secara bertahap. Pada akhirnya ilmuwan idealis gila itu ditikam dari belakang oleh rekannya, Profesor Giraad, dan penganut saintisme fanatik mencuri

semua kendali atas Laboratory 1718. Namun harga diri dan daya tariknya lebih rendah dibandingkan dengan Dr. Baker, pendiri laboratorium. Terjadilah konflik kepentingan dengan banyak pihak

yang memiliki pemikiran yang berbeda. Octavius adalah ilmuwan lain yang diusir dari Eruditio, dan berbeda dengan ilmuwan lainnya yang terobsesi dengan eksperimen manusia dan biologis, ia memiliki tujuan yang lebih besar: untuk menciptakan manusia yang keseluruhannya terdiri dari bahan mekanis dengan kesadaran mereka sendiri!

Dia mengusulkan proyek ‘Alpha-Beta’, sebuah rencana di mana sepasang anak kembar superpower akan dibuat-Alpha, dan Beta. Namun mereka yang memiliki posisi lebih tinggi di Laboratory 1718 tidak tertarik dengan pendapat semacam itu, dan proyek Octavius diberhentikan oleh semua orang. Namun, dia terus menunggu dengan sabar, hingga mendapatkan kesempatannya. Hingga tiba masanya, Octavius hampir mengalami kehancuran total.

Di kegelapan malam itu, Saber manusia yang dikembangkan tidak dapat lagi menahan siksaan dari sistem yang memanipulasi sistem sarafnya. Dia menyebabkan kerusakan pada sebagian besar Laboratory 1718 dan melarikan diri, laboratorium milik Octavius juga tidak luput dari kekacauan.

Sejumlah besar peralatan ilmiah yang mahal telah rusak, dan Beta yang masih dalam pengembangan telah hancur total. Hanya Alpha, yang belum dipasang di tubuhnya sendiri, yang tidak terpengaruh. Hampir seluruh jerih payah Octavius selama bertahun-tahun habis terbakar. Bergegas pergi ke tempat kejadian, Octavius tertawa terbahak-bahak, orang-orang di sekitarnya berpikir bahwa dia akhirnya menyerah dan menjadi gila. Namun hanya dia yang tahu bahwa kesempatannya akan segera datang.

Kekacauan yang dibuat oleh Saber saat melarikan diri telah menimbulkan bencana bagi rencana ‘senjata manusia. Ini adalah eksperimen yang dipimpin Profesor Giraad, proyek Laboratory 1718 yang paling penting. Para ilmuwan, yang sangat marah terhadap Eruditio, telah merencanakan untuk memanfaatkan Saber dalam menghancurkan kota yang telah mempermalukan mereka.

Setelah rencananya gagal dan hilangnya harapan, Profesor Giraad mendapatkan kritik keras dan dipaksa keluar dari posisinya. Pada saat inilah Octavius mendapatkan kesempatannya, dan mengajukan pendapat: “Cyborg yang memiliki kesadaran hanya akan menghadirkan pengkhianatan, namun manusia buatan yang murni: mereka akan selalu patuh pada prinsip Laboratory 1718.” Maka, dengan kekuatan super dan teknis yang belum pernah terjadi sebelumnya di Laboratory 1718, Alpha tercipta.

Penampilannya mirip dengan seorang ksatria yang mengenakan baju besi berat. Seperti yang direncanakan oleh penciptanya, dia memiliki kesetiaan yang tidak tergoyahkan kepada Laboratory 1718. Selain itu, dia juga memiliki teknologi terbaru dalam hal kekuatan dan sistem persenjataannya, jauh melebihi makhluk robotik lain yang diciptakan oleh para ilmuwan, seorang Alpha sejati dalam nama dan sifat: pejuang mekanis yang hebat. Alpha memiliki tubuh dari daging dan korteks yang sama dengan laki-laki dewasa muda, namun pada kenyataannya, dia masih seperti bayi yang baru lahir. Seperti boneka, dia bergantung kepada Octavius dan siap membantunya. Misi pertama Alpha adalah mengalahkan sang pengkhianat, Saber. Alpha membawa teman spesialnya-mesin tempur yang telah diubah, Beta. Kemudian, mereka pergi mencari Saber. Namun ada hal yang bahkan sang pencipta mereka Octavius tidak memprediksikannya, bahwa benih dari pikiran yang hidup mulai tumbuh di dalam pikiran Alpha.

Alpha mengingat dengan jelas saat Saber mengkhianati mereka: dia dan Beta telah mencapai kesadaran di saat yang bersamaan, dan mereka bahkan terhubung satu sama lain pada level yang lebih dalam. Ketika Saber menerobos masuk ke dalam laboratorium, dan menebas Beta, Alpha telah merasakan apa yang telah membuat Beta hancur seolah-olah itu miliknya, dan juga perasaan baru yang menyakitkan-meskipun saat itu dia bahkan tidak tahu apa itu…

Dari sudut pandang kemanusiaan, perasaan ini dapat digambarkan sebagai ‘kebencian’. Koneksi kesadaran Beta dan Alpha begitu kuat, seolah-olah mereka adalah satu kesatuan. Ini adalah ikatan yang kuat, lebih kuat dari sekedar hubungan darah seperti yang dialami oleh umat manusia. Lebih dari sekedar mesin yang diciptakan secara bersamaan, mereka adalah saudara sejati yang muncul bersama. Namun, Saber telah membunuh saudara laki-laki Alpha…

Pada malam yang gelap dan penuh badai, seperti saat Saber melarikan diri, Alpha menemukan pengkhianatnya.

Saat pertama kali mereka saling menyilangkan pedang, Alpha mengalami kerusakan berat dan Saber telah siap untuk menghabisinya. Namun pada saat itulah Beta menyerang di antara mereka untuk menghalanginya.

Hal yang paling mengejutkan, Saber menyimpan pedangnya. Dia memandang Alpha dan Beta, keduanya dalam keadaan menyesal. Dia pernah menganggap mereka hanya boneka, yang dikendalikan oleh ilmuwan Laboratory 1718. Namun, sekarang dia melihat bahwa di balik daging dan kerangka mekanis mereka terdapat kemungkinan yang lebih besar. Dia tersenyum, seolah-olah memprovokasi Alpha, dan berbicara pelan dengan nada mengejek: “Kamu adalah makhluk tidak berjiwa yang tidak akan pernah dapat mengalahkanku dalam pertarungan”.

Menghilang di malam yang hujan, sebuah pertanyaan menghantui pikiran Alpha: apa sebenarnya jiwa itu? Alpha tidak menyerah dengan aksi balas dendamnya. Namun dia percaya bahwa rahasia dari ‘jiwa’ yang disebutkan Saber pasti merupakan hal yang membuat dirinya menjadi lebih kuat.

Ketika badai yang mengamuk akhirnya mereda, Alpha terhuyung dengan Beta di pelukannya, pikirannya dipenuhi oleh kesimpulan: jiwa, adalah kekuatan. Aku harus menemukan jiwaku!

Share this post with your friends

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan komentar

Me

Author

Baca lainnya

Kategori